Jumat, 25 Juni 2010

BAB 1

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Kebudayaan masyarakat yang berjalan dalam era ini merupakan revolusi dari kebudayaan masyarakat pada zaman dahulu. Dalam kehidupan nenek moyang dulu manusia memiliki paham animisme yaitu paham dimana manusia mempercayai bahwa benda-benda mempunyai kekuatan gaib. Paham seperti ini tidak hanya berperan dalam hal religi tetapi juga dalam perilaku kesehatan. Hal ini telah menjadi budaya dan berkembang sampai sekarang. Apabila melihat budaya dalam konteks politik hal ini menyangkut dengan sistem politik yang dianut oleh masyarakat Indonesia diantaranya pola bersikap dan bertingkah laku. Kebudayaan politik Indonesia pada dasarnya bersumber pada pola sikap dan tingkah laku politik yang majemuk. Dari sinilah kebudayaan sekarang dapat ditentukan dengan kebudayaan zaman dahulu yang tidak dilandasi dengan ilmu pengetahuan dan realita hidup masyarakat.

Dalam kebudayaan politik masyarakat dahulu kita dapat mengambil satu contoh yaitu budaya atau perilaku daalm kesehatan. Zaman nenek moyang kita zaman itu sudah mengerti tentang kesehatan. Perilaku kesehatan nenek moyang kita ketahui dalam upaya pengobatan yaitu obat herbal yang mempunyai peran daalm pengobatan suatu penyakit. Nenek moyang mempercayai bahwa tanaman dapat menjadi obat. Metode ini dilakukan oleh masyarakat zaman dahulu dan berjalan sampai sekarang. Sudah dikatakan diatas bahwa kebudayaan politik indonesia bersumber pada pola sikap dan tingkah laku politik yang majemuk, maka perilaku kesehatan nenek moyang ini menjadi pengaruh perilaku kesehatan masyarakat sekarang.

Perkembangan zaman seperti sekarang ini pola sikap dan tingkah laku yang menganut kehidupan zaman nenek moyang dulu yang tidak dilandasi oleh pengetahuan yang mantap dapat disesuaikan pada berkambangnya ilmu pengetahuan dan teknologi yang maju seperti saat ini. Dengan era yang lebih maju dan SDM yang kritis maka muncul paham-paham yang lebih dapat diterima oleh masyarakat dengan pola pemikiran yang realistis. Diharapkan dalam hal ini pola perilaku kesehatan masyarakat lebih mengerti dengan konsep-konsep kesehatan.

B. Tujuan

  1. Umum

Setelah membuat dan mempresentasikan makalah ini diharapkan Mahasiswa mampu mengetahui sejarah kebudayaan dan politik Indonesia yang mempengaruhi perilaku kesehatan masyarakat.

  1. Khusus

1. Mengetahui paham nenek moyang yang dapat dijadikan sebagai pedoman perilaku masyarakat.

2. mengerti bagaimana perilaku kesehatan masyarakat dahulu dalam proses kehidupan.

3. Mengetahui bahwa sikap dan tingkah laku politik masyarakat muncul akibat pengaruh kebudayaan masyarakat zaman dahulu yang majemuk.

BAB II

KONSEP TEORI

Budaya berasal dari kata ”Buddhayah” yang berarti akal, atau dapat juga didefinisikan secara terpisah yaitu dengan dua buah kata :budi” dan ”daya” yang apabila digabungkan menghasilkan sintesa arti mendayakan budi atau menggunakan akal budi tersebut, apabila melihat budaya dalam konteks politik hal ini menyangkut dengan sistem politik yang dianut suatu negara beserta unsur yang terdapat di dalamnya, diantaranya pola bersikap dan pola bertingkah laku.

Tingkah laku politik seseorang menjadi suatu objek penanda gejala-gejala politik yang akan terjadi pada orang tersebut dan orang-orang yang ada di bawahnya. Para pemegang kekuasaan biasanya menjadi objek pengamatan tingkah laku ini, sebab peranan mereka biasanya amat menentukan walau tindakan politik mereka tidak selalu sejurus dengan iklim politik lingkungannya. Biasanya para penguasa secara sadar memakai cara-cara yang tidak demokratis guna menyearahkan masyarakatnya untuk menuju tujuan yang dianut oleh suatu penguasa. Kebudayaan politik Indonesia pada dasarnya bersumber pada pola sikap dan tingkah laku politik ayng majemuk. Sebagai contoh pada penguasa mempunyai rasa idealisme yang tinggi dan dalam kadar idealisme yang tinggi dan dalam kadar idealisme yang tinggi itu tidak dilandasi oleh pengetahuan yang mendasari tentang kehiduapn masyarakat. Sedangkan masyarakat yang hidup dalam realita ini terbentur oleh tembok kenyataan hidup yang berbeda dengan idealisme yang diterapkan penguasa. Seperti dilihat dalam kehidupan masyarakat saat ini tenatng perilaku kesehatan karena dipengaruhi sistem politik. Seperti dalam istilah menu empat sehat lima sempurna, semboyan ini merupakan semboyan yang diistilahkan pada pola kesehatan makanan. Karena istilah tersebut muncul dari ideologi yang tinggi serta ini dianggap dapat menyearahkan pola perilaku kesehatan masyarakat maka istilah ini dapat pula dikatakan sebagai salah satu budaya politik. Namun, pada aplikasinya masyarakat luas tidak semua menerapkan hal tersebut dikarenakan terbatasnya sumber makanan didaerahnya serta alasan-alasan yang lain. Maka hal ini dapat mempengaruhi perilaku kesehatan masyarakat.

BAB III

PENUTUP

1. Kesimpulan

Dari uraian diatas maka dapat disimpulkan bahwa sejarah kebudayaan politik dapat mempengaruhi pola sikap dan tingkah laku masyarakat diantaranya dalam hal kesehatan.

2. Saran

Dengan dibuatnya makalah ini diharapkan kepada pembaca untuk mengerti tentang bagaimana sistem politik yang terjadi akibat pola pemikiran oarng yang berada di atasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar